Posted by: ekociba | May 16, 2008

Komunikasi ‘Low-Level’ dengan Server SMTP

Server Internal

Perintah:

telnet 167.205.1.73 25 Read More...
Posted by: ekociba | May 16, 2008

Komunikasi ‘Low-Level’ dengan Server HTTP

Menggunakan Server Eksternal Read More…

Posted by: ekociba | May 2, 2008

Tag dari HTML

Disusun terurut di bawah ini adalah tag dari HTML.

Tag Penjelasannya DTD
<!–…–> Mendefinisikan komentar STF
<!DOCTYPE> Mendefinisikan tipe,jenis dokumen STF
<a> Mendefinisikan suatu anchor STF
<abbr> Mendefinisikan singkatan STF
<acronym> Mendefinisikan singkatan STF
<address> Mendefinisikan elemen dari alamat STF
<applet> Mendefinisikan applet TF
<area> Mendefinisikan suatu area dalam image map STF
<b> Memberi style bold di teks STF
<base> Mendefinisikan base URL untuk seluruh link pda halaman STF
<basefont> Mendifinisikan base font

TF
<bdo> Mendefinisikan arah tampilan teks STF
<big> Membuat teks berukuran besar STF
<blockquote> Membuat kutipan yg panjang STF
<body> Mendefinisikan elemen body STF
<br> Memasukkan line break single STF
<button> Membuat tombol push STF
<caption> Mendefinisikan caption table STF
<center> Membuat teks berada di center TF
<cite> Membuat kutipan STF
<code> Membuat kode bahasa komputer STF
<col> Mendefinisikan atribut untuk kolom pada tabel STF
<colgroup> Mendefinisikan grup pada kolom tabel STF
<dd> Mendefinisikan deskripsi pada definisi STF
<del> Mendefinisikan teks yang dihapus STF
<dir> Membuat directori list TF
<div> Mendefinisikan sebuah bagian pada dokumen STF
<dfn> Mendefinisikan suatu istilah definisi STF
<dl> Membuat sebuah daftar definisi STF
<dt> Membuat suatu istilah definisi STF
<em> Membuat sebuah teks emphasized STF
<fieldset> Membuat suatu fieldset STF
<font> Menentukan jenis, warna, dan tipe huruf TF
<form> Membuat suatu form STF
<frame> Membuat suatu frame F
<frameset> Mendefinisikan setframe F
<h1> to <h6> Mendefinisikan header satu – enam STF
<head> Memberikan informasi ttg dokumen STF
<hr> Memberikan ukuran horizontal STF
<html> Membuat suatu dokumen HTML STF
<i> Membuat teks dengan style italic STF
<iframe> Membuat inline frame TF
<img> Mendefinisikan suatu image STF
<input> Mendefinisikan suatu input field STF
<ins> Mendefinisikan teks yang di insert STF
<isindex> Mendefinisikan sebuah single-line input field TF
<kbd> Mendefinisikan teks keyboard STF
<label> Mendefinisikan label untuk form control STF
<legend> Mendefinisikan judul dalam fieldset STF
<li> Mendefinisikan list item STF
<link> Mendefinisikan referensi/daftar pustaka STF
<map> Mendefinisikan sebuah image map STF
<menu> Membuat sebuah menu list TF
<meta> Mendefinisikan sebuah meta information STF
<noframes> Mendefinisikan sebuah bagian noframe TF
<noscript> Mendefinisikan sebuah bagian noscript STF
<object> Mendefinisikan sebuah objek STF
<ol> Membuat sebuah ordered list STF
<optgroup> Membuat sebuah option group STF
<option> Mendefinisikan option dalam sebuah drop-down list STF
<p> Membuat paragraf STF
<param> Memberikan parameter untuk sebuah objek STF
<pre> Membuat preformatted text STF
<q> Membuat sebuah kutipan singkat STF
<s> Membuat teks memiliki atribut strikethrough TF
<samp> Membuat sampel computer code STF
<script> Membuat sebuah script STF
<select> Membuat selectable list STF
<small> Membuat teks berukuran kecil STF
<span> Mendefinisikan sebuah bagian dalam sebuah dokumen STF
<strike> Membuat teks strikethrough TF
<strong> Membuat teks dengan atribut strong STF
<style> Membuat definisi dari sebuah style STF
<sub> Membuat teks dengan style subscript STF
<sup> Membuat teks dengan style superscript STF
<table> Membuat tabel STF
<tbody> Membuat body tabel STF
<td> Mebuat cell tabel STF
<textarea> Membuat sebuah area teks STF
<tfoot> Membuat footer pada tabel STF
<th> Membuat header pada tabel STF
<thead> sama dengan di atas! STF
<title> Mendefinisikan judul dokumen STF
<tr> Membuat row pada tabel STF
<tt> Membuat teks teletype STF
<u> Membuat teks underline TF
<ul> Membuat sebuah unordered list STF
<var> Mendefinisikan sebuah variabel STF
<xmp> Membuat preformatted text

Keterangan : S=Strict, T=Transitional, and F=Frameset.
Semoga Bermanfaat.

Posted by: ekociba | April 25, 2008

INSTALASI SOFTWARE DI FREEBSD (PORT ATAU PACKAGE)

LANGKAH PERTAMA, CARI PORT ATAU PACKAGE-NYA

Mencari filenya Read More…

Posted by: ekociba | April 16, 2008

eQSO

eQSO adalah layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) yang dikembangkan untuk amatir radio. Ini memungkinkan amatir radio untuk saling terhubung tidak hanya menggunakan media udara, tetapi juga melalui Internet. Ini membuka peluang amatir radio dapat menikmati Read More…

Posted by: ekociba | April 16, 2008

APRS

APRS adalah sebuah protokol komunikasi digital yang bersifat real time dan taktikal yang digunakan untuk bertukar informasi antara banyak stasion yang berda di area lokal. Aprs ini seperti sebuah jaringan data yang banyak penggunanya, berbeda sekali dengan radio paket secara konvensional.

Read More…

Posted by: ekociba | April 4, 2008

Tentang Apache

a. Pengertian Web Server

Server web adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Server web yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS). Apache merupakan server web antar-platform, sedangkan IIS hanya dapat beroperasi di sistem operasi Windows.

Server web juga dapat berarti komputer yang berfungsi seperti definisi di atas.

b. Apa itu Apache?

Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP.

Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.

Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.

c. Bagaimana Apache ditemukan?

Pada awal mulanya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape (sekarang dikenal sebagai Sun Java System Web Server). Sejak April 1996 Apache menjadi server web terpopuler di internet. Pada Mei 1999, Apache digunakan di 57% dari semua web server di dunia. Pada November 2005 persentase ini naik menjadi 71%. (sumber: Netcraft Web Server Survey, November 2005).

Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995 yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya (patch). Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut sebuah server yang memiliki banyak patch (“a patchy” server). Tetapi pada halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa “Apache” dipilih untuk menghormati suku asli Indian Amerika Apache , yang dikenal karena keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa mengandung kode sumber dari NCSA.

d. Bagaimana Penggunaan Apache?

Apache adalah komponen server web dari paket perangkat lunak LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP/Perl/bahasa pemrograman Python).

e. Saingan Apache

Menurut statistik dari Netcraft, Apache merupakan server web yang paling banyak digunakan di dunia per 2005. Microsoft Internet Information Services (IIS) merupakan kompetitor utama Apache, diikuti oleh Sun Java Web Server dari Sun Microsystem.

Posted by: ekociba | April 4, 2008

Sejarah Wireless dan Radio

Akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.

Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.
Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.

Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.

Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya.
Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.

Posted by: ekociba | March 28, 2008

Tentang Film TCP/IP

Film yang unik. Film yang menceritakan sesuatu yang khayal menjadi sesuatu yang mudah, Read More…

Posted by: ekociba | March 28, 2008

Bagaimana WWW 10 tahun mendatang?

Bagaimana WWW 10 tahun mendatang

Sekilas cerita, Read More…

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.